Archive for June, 2006

Small thing

Wednesday, June 28th, 2006

"Habis buang hajat harap disiram
sesuatu yang kecil namun berpahal besar"

Tulisan itu aku temukan di salah satu kamar kecil di kantor cabangku.

Tulisan di baris paling bawah sangat
menarik perhatian saya.

Sesuatu yang kecil berpahala besar……….

Banyak sekali yang dapat kita lakukan
dari hal hal yang kecil namun berpahala besar ini, mungkin salah
satunya adalah kata kata yang sederhana. Seperti kata “terima
kasih”, sapaan “selamat pagi”, “siang”, “malam”.
Mungkin terasa ringan kita mengucapkan, namun sangatlah menyenagkan
bagi yang menerimanya. Namun sayang, sepertinya mulut ini sudah mulai
enggan mengucapkan kata kata yang kecil ini, bahkan sebuah senyuman,
dan lebih memilih untuk mengucapkan kata kata besar yang
mengangkuhkan diri kita!

Betul, sebuah senyuman! Sesuatu yang
kecil berpahala besar! Kita bahkan tidak perlu mengeluarkan tenaga
untuk mengucapkan sepatah kata pun, hanya perlu menarik kedua sudut
bibir kita ke atas……………

Jadi, sudahkah anda tersenyum hari ini?

 

Waktu…………………

Saturday, June 24th, 2006

Minggu lalu saya terlambat ke kantor
karena roda bus yang membawaku ke kota Semarang meletus di tengah
jalan. Meskipun keterlambatan itu membuatku dongkol, tapi satu hal
aku pelajari saat itu. Kita bukanlah penguasa waktu. Kita tak kan
pernah tahu apa yang terjadi dengan kita di waktu yang akan datang.
Bapakku pernah berkata untuk selalu memberikan cadangan waktu saat
kita berangkat kemana saja, aku baru tahu sekarang artinya itu,
karena benar kata orang bahwa kemarin adalah sejarah, hari ini adalah
anugerah, dan esok adalah misteri. Kalau masih ingin tahu betapa
berharganya waktu 1 detik, bertanyalah pada seorang yang baru saja
ketinggalan pesawat……….

Manusia bodoh

Thursday, June 22nd, 2006

Sekali lagi satu kebodohan kuulangi………………..
Jangan pernah tertawa terlalu keras, sisakan untuk esok hari, barangkali kau akan membutukan tawa itu. Sudah berulang kali aku amini hal itu, dan berulang kali pula aku melupakannya. Ada kegembiraan pastilah ada kesedihan yang menunggu tuk menggantikannya. Tertawa itu memang penting, bahkan adalah keharusan bagiku, tapi ternyata takselamanya kita bisa tertawa. Adakalanya kita pun sakit dan bermuram durja. Andai saja kita bisa menyimpan sebgian tawa kita hari ini untuk hari esok………….

belajarlah ungkapkan isi hatimu

Thursday, June 22nd, 2006

baru kali ini aku belajar ungkapkan cerita hidup ini dalam sebuah tulisan
tak tahu apa yang harus kutulis dan apakah tulisanku ini enak dibaca, kadang menghantuiku
aku memang orang yang suka ngomong, tapi bukan berati orang yang suka menulis
hari ini dapat sebuah testi dari seorang sahabat lama di kampus
baru tahu kalau ternyata aku tuh suka bikin ketawa orang, hahahahhahahaha
atau mungkin karena tampangku yang kayak pelawak ya
semenjak sakit lever kemarin hidupku berubah total
berusaha memandang segala sesuatu dari sisi yang positif, nggak tahu kenapa
mungkin benar kata orang kalau hidup ini hanya sesaat
jadi buatlah orang tertawa saat kau hadir disana dan buatlah orang lain tertawa saat kau tiada………